25 Mei 2019
Home
×
Login Area
Tentang (LKK)
Struktur Organisasi
Keanggotaan
Berita
Program & Layanan
Agenda Kegiatan
HS CODE & Tarif Pabean
Peta Logistik
Tips
Peraturan Pemerintah
×
User ID/Email

Password

Register
×
Operator/Agency/vessel name/voyage
Jadwal Kapal
Port Asal :
Port Tujuan :
 
×

PENDAFTARAN
No KADIN
Perusahaan*
Alamat *
 
*
Kode Pos
Telepon *
HP/Seluler
Fax
Email
Website
Pimpinan
Jabatan
Personal Kontak
Bidang Usaha
Produk/Jasa *
Merek
ISIAN DATA KEANGGOTAAN ONLINE**)
Email
Nama lengkap
Password
Retype Password
Code ==> Verify

*) Wajib diisi
**) Diisi jika menghendaki keanggotaan Online.

×

 
LKK KADIN DKI JAKARTA
FREE CONSULTATION, REGISTER NOW !
Supported by
KADIN DKI JAKARTA

 

OP Tanjung Priok sebut Layanan Transhipment Internasional Tekan Biaya Logistik - 29 Apr 2019

Customsjakarta.com, Jakarta -  Kepala Otoritas Pelabuhan Utama Tanjung Priok Jakarta, Hermanta mengatakan,‎ sebagai negara kepulauan, Indonesia menyimpan potensi besar terlebih letaknya yang strategis karena berada di persilangan jalur perdagangan internasional. Untuk itu, keberadaan pelabuhan yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia diharapkan mampu menjadi pintu gerbang bagi tumbuhnya ekonomi nasional.

"Pelayaran menjadi sektor penting dalam menyokong kehidupan sosial, ekonomi, pemerintahan, pertahanan, keamanan, budaya dan lainnya untuk menyatukan pulau-pulau yang terpisah dengan lautan luas," ujar dia di Jakarta, Kamis (25/4).

Merujuk data World Economic Forum dalam laporan The Global Competitiveness Report 2018 rating pelabuhan Indonesia menduduki peringkat 41 dari 140 negara. Sedangkan tingkat efisiensi dari pelabuhan menduduki peringkat 61. 

"Naiknya score Indonesia di pilar Infrastruktur khususnya di pelabuhan membawa Indonesia menduduki peringkat 45, naik 2 peringkat dari tahun sebelumnya. Di Asia Tenggara, tingkat pertumbuhan ekonomi Indonesia berada dalam peringkat 4 setelah Singapura, Malaysia dan Thailand," kata dia.

Hermanta menuturkan, pihaknya mendukung upaya pemerintah untuk terus mendorong pelabuhan sebagai motor penggerak ekonomi nasional.‎
Salah satunya dengan memberi persetujuan melalui Ditjen Bea dan Cukai beberapa waktu lalu kepada Jakarta International Container Terminal (JICT) untuk melayani alih muat kargo internasional mulai Maret 2019. 

Dalam surat tersebut disebutkan, JICT menjadi dedicated area untuk perpindahan barang antar terminal (cross terminal movement) ke PT JICT dan TPK Koja.

Dengan persetujuan otoritas kepabeanan, semua kapal dari luar negeri yang akan melakukan transshipment ke pelabuhan di negara tujuan berikutnya dapat melakukannya lewat JICT. 

"Layanan transshipment internasional akan membawa dampak efisiensi bagi rantai logistik Indonesia," ungkap dia.