25 Mei 2019
Home
×
Login Area
Tentang (LKK)
Struktur Organisasi
Keanggotaan
Berita
Program & Layanan
Agenda Kegiatan
HS CODE & Tarif Pabean
Peta Logistik
Tips
Peraturan Pemerintah
×
User ID/Email

Password

Register
×
Operator/Agency/vessel name/voyage
Jadwal Kapal
Port Asal :
Port Tujuan :
 
×

PENDAFTARAN
No KADIN
Perusahaan*
Alamat *
 
*
Kode Pos
Telepon *
HP/Seluler
Fax
Email
Website
Pimpinan
Jabatan
Personal Kontak
Bidang Usaha
Produk/Jasa *
Merek
ISIAN DATA KEANGGOTAAN ONLINE**)
Email
Nama lengkap
Password
Retype Password
Code ==> Verify

*) Wajib diisi
**) Diisi jika menghendaki keanggotaan Online.

×

 
LKK KADIN DKI JAKARTA
FREE CONSULTATION, REGISTER NOW !
Supported by
KADIN DKI JAKARTA

 

IPC Perpanjang Kerja Sama dengan Pelabuhan di China - 09 Mei 2019

Customsjakarta.com, Jakarta - PT Pelindo II (Persero) atau IPC kembali memperpanjang kerja sama program sister port dengan otoritas pelabuhan di China.

Kali ini, perpanjangan kerja sama dilakukan dengan Otoritas Pelabuhan Guangzhou, di Provinsi Guangdong, China. Dua pekan lalu, perpanjangan kerja sama serupa ditandatangani dengan Pelabuhan Ningbo.

"Lewat kerja sama ini, kami berbagi pengalaman dan keahlian di bidang manajemen dan operasi kepelabuhanan. IPC juga menjajaki kerja sama investasi guna merespons meningkatnya trafik perdagangan global," kata Direktur Utama IPC Elvyn G. Masassya melalui siaran pers seusai menandatangani MoU perpanjangan perjanjian kerja sama di Guangzhou, Rabu (8/5).

Penandatangan MoU dilakukan di sela-sela Konferensi Pelabuhan Dunia (IAPH) 2019 di Guangzhou. Pada forum itu, IPC juga menjajaki kerja sama dengan Pelabuhan Sabah, Malaysia.

Elvyn mengatakan, kerja sama regional dan global sudah menjadi tuntutan di tengah peningkatan trafik pelayaran antarbenua. Mengutip laporan Badan Perdagangan, Investasi dan Pembangunan PBB (Review of Maritime Transport  UNCTAD, 2018) volume perdagangan global terus naik dengan pertumbuhan rata-rata 3,8% per tahun hingga 2023.

Pada 2017, volume perdagangan global mencapai 10,7 miliar ton, tumbuh 4%. Arus peti kemas global mencapai 752 juta TEUs atau naik 6%. Dari kenaikan itu, pertumbuhan tertinggi terjadi di Asia yang mencapai 64%.

"Ini adalah potensi yang sangat bagus. IPC dan Pelabuhan Guangzhou sepakat berinvestasi dan bekerja sama memanfaatkan potensi tersebut," jelas Elvyn.