14 Apr 2024
Home
×
Login Area
Tentang LKK
Struktur Organisasi
Keanggotaan
Program & Layanan
Agenda Kegiatan
HS CODE & Tarif Pabean
Peta Logistik
Tips
Peraturan Pemerintah
×
User ID/Email

Password

Register    Forgot Password
×
Operator/Agency/vessel name/voyage
Jadwal Kapal
Port Asal :
Port Tujuan :
 
×

PENDAFTARAN
No KADIN
Perusahaan*
Alamat *
 
*
Kode Pos
Telepon *
HP/Seluler
Fax
Email
Website
Pimpinan
Jabatan
Personal Kontak
Bidang Usaha
Produk/Jasa *
Merek
ISIAN DATA KEANGGOTAAN ONLINE**)
Email
Nama lengkap
Password
Retype Password
Code ==> Verify

*) Wajib diisi
**) Diisi jika menghendaki keanggotaan Online.

×

Reset Password!

*)


*) Alamat email sesuai dengan yang tercantum di profil Account.
×

 
LKK KADIN DKI JAKARTA
FREE CONSULTATION, REGISTER NOW !
Supported by
KADIN DKI JAKARTA
 

Genjot Wisata Labuan Bajo, Layanan Logistik & Penumpang Dipisahkan - 21 Jan 2020

Presiden Joko Widodo memerintahkan Menhub Budi Karya Sumadi untuk memisahkan kegiatan pelabuhan penumpang dengan pelabuhan khusus logistik, di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT).

"Mandat dari Presiden adalah untuk menjadikan Labuan Baju menjadi destinasi wisata, maka itu kita memberikan prioritas bagi dunia wisata dalam kegiatannya. Dari identifikasi yang kita lakukan waktu itu oleh Presiden, kita lihat bahwa ada satu tempat yang begitu potensial, begitu indah tapi ada satu tumpang tindih fungsi. Fungsi penumpang dan fungsi logistik di labuan bajo. Maka dari itu Presiden memerintahkan untuk dipisahkan," jelas Menhub Budi, pada Senin (20/1/2020).

Menhub mengungkapkan, oleh karenanya pembangunannya bakal dikerjakan secara multiyears, serta akan dilakukan kerjasama dari seluruh stakeholder seperti dengan PT.Pelabuhan Indonesia (Pelindo) III dan lainnya.

Adapun pengembangan Terminal Multipurpose Labuhan Bajo meliputi: Panjang Dermaga 120×20, terminal curah cair 1 Ha, Causeway 600×20, Area Lini II 3 Ha, Trestle 100×12, lapangan penumpukan petikemas 1,5 Ha dan Area Penumpukan Non Petikemas 0.5 Ha.

Sedangkan Fasilitas Dermaga Curah Cair mempunyai panjang 120 meter, kedalaman kolam -16 meter low water spring (lws), Konstruksi Deck On Pile, Tiang Pancang Baja, Mutu Beton K350 dengan kapasitas 1.500.000 ton/tahun.

Untuk Dermaga Multi Purpose mempunyai panjang 120×20 meter dengan kapasitas kapal max 25.000 DWT, kedalaman kolam -16 mlws, konstruksi deck on pile, tiang pancang baja, mutu beton K350 dan mempunyai kapasitas kontainer 110.000 twentyfoot equivalent units (TEUs)/tahun.

Akhir Tahun

Seluruh pembangunan infrastruktur pendukung pariwisata di Labuan Bajo NTT itu ditargetkan rampung di akhir tahun 2020.

"Infrastruktur akan rampung di akhir tahun ini (2020) semuanya, pelabuhan yang baru akan selesai semuanya, revitalisasi pelabuhan lama sampai ke ujung semuanya akan selesai juga. Waringin, landscape dari kota ini juga akan dirubah dengan diperbanyak tanaman bunga seperti flamboyan, bougenvilel, wisata Goa Batu Cermin semua berubah akhir tahun ini," ujar Presiden Jokowi, saat meninjau lokasi tersebut.

Presiden berharap dengan selesainya pembangunan infrastruktur termasuk infrastruktur transportasi, akan ada wajah baru di Labuan Bajo untuk menarik perhatian wisatawan maupun para investor baik dalam negeri maupun luar negeri untuk berinvestasi.

Lebih lanjut, Presiden mengatakan untuk Pelabuhan Multipurpose di Wae Kelambu nantinya akan dikhususkan menjadi Pelabuhan logistik. Jarak pelabuhan lama dengan pelabuhan multipurpose (logistik) sejauh kurang lebih 15 KM.

"Nanti coba kita lihat ya, pelabuhan ini, kontainer-kontainer itu akan bersih di tarik ke 15 KM ke Wae Klambu, selesai nanti insyaallah akhir tahun ini. Sudah selesai ini sedikit demi sedikit ditarik kesana dan ini juga akan nanti di revitalisasi dengan desain yang sudah disiapkan sehingga wajah atau muka pelabuhan menghadap ke arah laut. semua akan berubah dari ujung sampai di hotel baru yang ada, semuanya akan berubah total," jelas Presiden Jokowi.

Terkait Bandara Komodo, Presiden juga menargetkan akhir tahun 2020 perpanjangan runway dan pembangunan terminal akan rampung.

Bukan hanya pembangunan infrastruktur, Presiden mengatakan akan dilakukan peningkatan kualitas SDM agar mempunyai ilmu dan keahlian.

Selain itu juga di Waringin akan menjadi kreatif hub yang menampilkan usaha kecil dan menengah seperti memperlihatkan proses pengerjaan kerajianan hingga memberikan kegiatan kepada wisatawan untuk berlatih membuat kerajinan.

Sumber berita: