14 Apr 2024
Home
×
Login Area
Tentang LKK
Struktur Organisasi
Keanggotaan
Program & Layanan
Agenda Kegiatan
HS CODE & Tarif Pabean
Peta Logistik
Tips
Peraturan Pemerintah
×
User ID/Email

Password

Register    Forgot Password
×
Operator/Agency/vessel name/voyage
Jadwal Kapal
Port Asal :
Port Tujuan :
 
×

PENDAFTARAN
No KADIN
Perusahaan*
Alamat *
 
*
Kode Pos
Telepon *
HP/Seluler
Fax
Email
Website
Pimpinan
Jabatan
Personal Kontak
Bidang Usaha
Produk/Jasa *
Merek
ISIAN DATA KEANGGOTAAN ONLINE**)
Email
Nama lengkap
Password
Retype Password
Code ==> Verify

*) Wajib diisi
**) Diisi jika menghendaki keanggotaan Online.

×

Reset Password!

*)


*) Alamat email sesuai dengan yang tercantum di profil Account.
×

 
LKK KADIN DKI JAKARTA
FREE CONSULTATION, REGISTER NOW !
Supported by
KADIN DKI JAKARTA
 

Ini Harapan Asosiasi Logistik Terhadap Holding BUMN Pelabuhan - 23 Jan 2020

Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) berharap pembentukan holding bidang pelabuhan yang tengah dibentuk oleh pemerintah dapat meningkatkan pelayanan dan mengutamakan kebijakan yang pro pasar.

Wakil Ketua Umum Bidang Logistik dan Pergudangan Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) DKI Jaya, Harry Sutanto menuturkan keberadaan holding harus mampu memacu kualitas pelayanan kepelabuhanan menjadi lebih murah dan efisien, bukan hanya berfokus di pelabuhan utama tetapi juga diterapkan pada semua pelabuhan di Indonesia.

"Hal terpenting saat ini bagaimana agar pelayanan meningkat, sehingga masyarakat atau pengguna jasa merasakan biaya pelayanan yang lebih efisien dari sisi waktu dan biaya.

Harry menegaskan, pembentukan holding ini pada dasarnya merupakan langkah baik karena dapat mendukung pengembangan bisnis model industri pelabuhan.

Pihaknya berharap keberadaan holding dapat mengintegrasikan bisnis pelabuhan secara nasional, dengan penerapan standardisasi sistem operasional, infrastruktur hingga kualitas SDM. 

Terkait pihak yang layak menjadi induk dari holding, menurutnya hal tersebut harus dilihat dari kinerja dan pengembangan yang sudah mereka lakukan selama ini. Bukan dari seberapa banyak pelabuhan yang dikelola.

Sumber dan berita selengkapnya: