14 Apr 2024
Home
×
Login Area
Tentang LKK
Struktur Organisasi
Keanggotaan
Program & Layanan
Agenda Kegiatan
HS CODE & Tarif Pabean
Peta Logistik
Tips
Peraturan Pemerintah
×
User ID/Email

Password

Register    Forgot Password
×
Operator/Agency/vessel name/voyage
Jadwal Kapal
Port Asal :
Port Tujuan :
 
×

PENDAFTARAN
No KADIN
Perusahaan*
Alamat *
 
*
Kode Pos
Telepon *
HP/Seluler
Fax
Email
Website
Pimpinan
Jabatan
Personal Kontak
Bidang Usaha
Produk/Jasa *
Merek
ISIAN DATA KEANGGOTAAN ONLINE**)
Email
Nama lengkap
Password
Retype Password
Code ==> Verify

*) Wajib diisi
**) Diisi jika menghendaki keanggotaan Online.

×

Reset Password!

*)


*) Alamat email sesuai dengan yang tercantum di profil Account.
×

 
LKK KADIN DKI JAKARTA
FREE CONSULTATION, REGISTER NOW !
Supported by
KADIN DKI JAKARTA
 

Kapal Angkut Kontainer Diprediksi Tumbuh 3,5% - 06 Feb 2020

Jumlah armada untuk pengiriman peti kemas/kontainer global diperkirakan akan tumbuh 3,5% pada tahun 2020, sehingga meningkatkan kapasitas angkut hingga mencapai 24,05 juta twenty foot equivalent units (TEUs).

Alphaliner melalui laporan buletin mingguannya menyebutkan, pada tahun 2019 total kapasitas pengangkutan peti kemas global mencapai 23,23 juta TEUs dan diharapkan pada tahun ini bisa terjadi pertumbuhan volume 1,14 juta TEUs lagi.

Pertumbuhan jumlah armada peti kemas global itu menyusul adanya regulasi International Maritime Organization (IMO) 2020 yang berlaku sejak tanggal 1 Januari 2020 yang mewajibkan kapal menggunakan bahan bakar dengan kadar sulfur maksimal sebesar 0,5% yang bertujuan untuk mengurangi tingkat polusi udara

Disebutkan bahwa pada semester kedua tahun ini akan terjadi peningkatan scrapping terhadap kapal-kapal tua yang dianggap kurang efisien dan akan dilanjutkan dengan pengiriman kapal-kapal baru setelah menjalani pemasangan alat (retrofit scrubber) untuk mematuhi aturan IMO tersebut.

Gelombang pemasangan retrofit scrubber, diperkirakan telah mengambil kapasitas lebih dari satu juta TEUs dari sirkulasi pada akhir 2019, dan akan terus berlanjut sepanjang semester pertama tahun ini.

"Armada aktif akan tumbuh lebih dari 5% pada paruh kedua tahun ini karena dampak gabungan dari pengiriman kapal baru dan kembalinya kapal yang dipasang alat tersebut," kutip laporannya itu.

Oleh sebab itu, operator kapal peti kemas diingatkan supaya lebih berhati-hati dalam mengelola rencana peningkatan armadanya untuk menghindari penambahan kapasitas terlalu banyak ke pasar tahun ini.

Sumber berita: