14 Ags 2020
Home
×
Login Area
Tentang (LKK)
Struktur Organisasi
Keanggotaan
Berita
Program & Layanan
Agenda Kegiatan
HS CODE & Tarif Pabean
Peta Logistik
Tips
Peraturan Pemerintah
×
User ID/Email

Password

Register
×
Operator/Agency/vessel name/voyage
Jadwal Kapal
Port Asal :
Port Tujuan :
 
×

PENDAFTARAN
No KADIN
Perusahaan*
Alamat *
 
*
Kode Pos
Telepon *
HP/Seluler
Fax
Email
Website
Pimpinan
Jabatan
Personal Kontak
Bidang Usaha
Produk/Jasa *
Merek
ISIAN DATA KEANGGOTAAN ONLINE**)
Email
Nama lengkap
Password
Retype Password
Code ==> Verify

*) Wajib diisi
**) Diisi jika menghendaki keanggotaan Online.

×

 
LKK KADIN DKI JAKARTA
FREE CONSULTATION, REGISTER NOW !
Supported by
KADIN DKI JAKARTA

 

Kabar Corona di Priok Sempat Viral, Ini Klarifikasi JICT & CMA CGM - 09 Mar 2020

Beredarnya kabar bahwa ada kru kapal asing yang bersandar di dermaga Jakarta International Container Terminal (JICT) dibawa kerumah sakit karena mengalami demam dan diduga terpapar virus corona, sempat viral dan menghebohkan.

Pihak manajemen PT JICT maupun Pelayaran CMA CGM, langsung memberikan klarifikasi terkait persoalan tersebut.

Dalam klarifikasi resminya, Ami K. Handayani dari CMA CGM Group Indonesia menyatakan, kabar itu muncul ketika Kapten/Master Kapal yang naik ke CMA CGM Virgina yang berlabuh di Terminal Peti Kemas Internasional Jakarta (JICT) pada Jumat 6 Maret 2020 merasakan tidak enak badan dan meminta untuk berkonsultasi dengan dokter di darat.

Sesuai dengan prosedur operasi standar saat ini, izin diperoleh dari otoritas Karantina untuk Master pergi ke darat untuk berkonsultasi medis.

"Setelah pemeriksaan menyeluruh di rumah sakit, Master diuji negatif untuk COVID-19 dan bisa dipulangkan dengan baik," ujarnya.

Pihak CMA CGM juga memastikan bahwa prosedur dalam penanganan insiden tersebut didokumentasikan dengan baik dan pihaknya menyatakan tetap waspada.

"Kami sepenuhnya mematuhi langkah-langkah yang telah kami adopsi," dikutip dari klarifikasi CMA CGM itu.

Sementara itu, Direktur Utama PT JICT, Gunta Prabawa, mengatakan, yang bersangkutan telah diperiksa di Rumah Sakit Port Medical Centre (PMC) Jakarta dan dinyatakan dalam kondisi baik serta normal. Belum ada bukti bahwa yang bersangkutan terpapar virus Corona.

Kru kapal yang dibawa kerumah sakit merupakan kapten kapal pengganti yang akan mulai bertugas di kapal, beliau bukan kapten kapal yang membawa kapal masuk ke Indonesia dan sebelum masuk ke Pelabuhan Tanjung Priok beliau datang ke Indonesia dengan menaiki pesawat dalam keadaan sehat.

Kondusif

Gunta menegaskan, hingga kini kondisi di Dermaga JICT dalam keadaan normal dan kondusif. Seluruh pekerja kapal seperti tallyman dan TKBM sudah kembali bekerja seperti biasa. Pelayanan kapal yang sempat terhenti karena adanya pemeriksaan, telah kembali bekerja sejak pukul 16.00 Wib dan telah selesai bekerja pada pukul 22.00 Wib. Kapal itu kemudian dapat meninggalkan JICT karena sudah mendapat SIB atau Surat Ijin Berlayar.

Seluruh prosedur terus dijalankan, termasuk tidak mengijinkan kru kapal untuk turun ke pelabuhan setelah kapal sandar. Seluruh petugas  juga telah dilengkapi dengan sarung tangan dan masker pelindung.

JICT, kata Gunta, akan terus berkoordinasi dengan seluruh institusi dan instansi terkait agar situasi tetap kondusif dan memohon kepada seluruh pihak untuk tetap tenang.

"Kita semua perlu waspada namun tidak panik. Tetap menjaga kebersihan dan kesehatan. Dan yang paling penting tidak menyebarkan berita yang tidak diketahui kebenaran nya agar tidak menimbulkan keresahan," ucapnya.

Pelabuhan Tanjung Priok sempat digegerkan kabar isu virus corona yang menimpa salah seorang awak kapal CMA CGM Virginia yang sedang sandar di JICT.

Namun isu tersebut dibantah dr. Jefri Sitorus, Kepala Kantor Kesehatan Karantina (KKP) Tanjung Priok. "Memang sempat ada isu itu yang menimpa capt. kapal CMA CGM," kata Jefri dalam keterangan persnya di Kantor JICT.

Sitorus menceritakan, awalnya dia memperoleh laporan dari pihak agen yang menyatakan bahwa ada kapten pengganti dari kapten kapal CMA CGM Virginia yang sakit.

"Kapten itu berkebangsaan Ukraina. Dalam perjalanan kesini, dia transit di Dubai, dan kemudian mendarat di bandara Soekarno Hatta. Dari bandara, Mykola Alyuta (nama kapten pengganti tersebut) ke Priok untuk bergabung dengan kapal CMA CGM untuk menggantikan kapten kapal sebelumnya," ungkapnya.

Karena sakit, maka dilakukan pemeriksaan, dan yang bersangkutan langsung dibawa ke rumah sakit PMC untuk pemeriksaan lanjutan.

"Setelah diperiksa, dinyatakan bahwa kapten kapal pengganti tadi tidak ada masalah dengan kesehatannya, hanya batuk, pilek, dan sakit tenggorokan namun tetap mesti menjalani observasi di RS PMC," ujar Sitorus.

Sumber berita: