22 Jun 2021
Home
×
Login Area
Tentang LKK
Struktur Organisasi
Keanggotaan
Program & Layanan
Agenda Kegiatan
HS CODE & Tarif Pabean
Peta Logistik
Tips
Peraturan Pemerintah
×
User ID/Email

Password

Register
×
Operator/Agency/vessel name/voyage
Jadwal Kapal
Port Asal :
Port Tujuan :
 
×

PENDAFTARAN
No KADIN
Perusahaan*
Alamat *
 
*
Kode Pos
Telepon *
HP/Seluler
Fax
Email
Website
Pimpinan
Jabatan
Personal Kontak
Bidang Usaha
Produk/Jasa *
Merek
ISIAN DATA KEANGGOTAAN ONLINE**)
Email
Nama lengkap
Password
Retype Password
Code ==> Verify

*) Wajib diisi
**) Diisi jika menghendaki keanggotaan Online.

×

 
LKK KADIN DKI JAKARTA
FREE CONSULTATION, REGISTER NOW !
Supported by
KADIN DKI JAKARTA
 

Balai Karantina perketat pengawasan barang impor - 15 Jun 2012

Balai Karantina Pertanian Kelas I Pontianak, memperketat pengawasan masuknya berbagai jenis produk pertanian impor ke Kalimantan Barat. Penyebabnya, ada sejumlah produk pertanian dalam keadaan rusak saat dimasukkan ke Kalbar.

Kepala Balai Karantina Pertanian Kelas I Pontianak Azmal Az, Kamis (14/6/2012) ini mengatakan, pekan lalu pihaknya memusnahkan 20 ton dari 25,5 ton bawang merah impor asal India. Bawang merah itu dimasukkan ke Kalbar melalui Pelabuhan Pontianak.

Setelah diperiksa, bawang merah itu sebagian besar dalam kondisi busuk. "Kami lalu memusnahkannya sesuai dengan prosedur," kata Azmal.

Dokumen impor bawang merah itu sebetulnya lengkap, tetapi karena sebagian besar rusak, terpaksa diambil oleh petugas Balai Karantina. Bawang merah yang tidak rusak, boleh diambil oleh pemilik.

Bawang merah biasanya busuk di bagian luar. Karena terdiri atas beberapa lapis umbi, bawang merah di bagian dalam biasanya belum ikut busuk. (kompas.com)